tiga) gedung utama. Perhitungan beban pendinginan menggunakan metode CLTD (Cooling Load Temperature Difference) berdasarkan ASHRAE Handbook Fundamental 1993. Perhitungan beban pendinginan berdasarkan data sekunder yang kemudian hasilnya dibandingkan dengan kapasitas beban pendinginan terpasang. Hasil akhir dari penelitian ini
Untukmenghitungnya akan digunakan cara: Tinggi balok anak (h2) bisa dihitung dengan rumus 1/15 x L, maka: 1/15 x 6 = 0,4 m/ 40 cm. Lebar balok anak (b2) bisa dihitung dengan 1/2 x h2, sehingga: ½ x 0,4 = 0,2 m/ 20 cm. Baca juga: Cara Menghitung Kebutuhan Besi Sloof dengan Akurat . Menghitung Dimensi Kolom
Makauntuk menghitung kapasitas exhaust fan adalah. = Panjang x Lebar x Tinggi x Air Change. = 19,68 x 19,68 x 9,84 x 15. = 57.165,8 cubic feet per hour. Lalu dirubah ke per menit menjadi : = 57.165,8/60. = 952, 76 CFM. Jadi kapasitas exhaust fan untuk dapur ukuran 6 x 6 x 3 meter tersebut adalah 952,76 CFM.
2 Cara Sederhana Ketika kita mau merencanakan memasang AC untuk di rumah, kadang kita kebingungan menentukan kapasitas AC. Ada salah satu cara sederhana untuk menghitung besarnya kapasitas AC yang dibutuhkan untuk mengkondisikan suatu ruangan. Langkah pertama adalah menghitung luasan ruang yang akan dipasang AC.
DESKRIPSISINGKAT Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta mampu memahami: Konsep design (perencanaan). Perhitungan dimensi dan struktur, Gambar DED Perhitungan volume (BOQ), Spesifikasi Teknis, Harga Satuan, Analisa Harga Satuan, Rencana Anggaran Biaya / Engineers Estimate (EE), Tahapan dan Jadwal Pelaksanaan, Dokumen pelaksanaan kegiatan (dokumen lelang, jadwal
Dalammenghitung luas ruang kerja pada bangunan gedung kantor PIP2B, kapasitas tampung, studi banding di lapangan, maupun menurut standar dan ketentuan yang berlaku. resapan air RUANG Publik Pameran Indoor 200 org 0,90 m2 180,00 m2 R. Display 1 bh 20,00 m2 20,00 m2
eVPJx2. Pemilihan dari AC Gedung yang harusnya berdasar pada kebutuhan. Pahami fungsi dari Gedung tersebut supaya tidak salah menentukan jenis pendingin. Masalahnya, terkadang pemiliknya kurang memperhatikan. Lantas melakukan pembelian sistem pendingin yang nyatanya tidak mampu berjalan dengan maksimal. Contohnya, AC tidak cukup untuk menghilangkan suhu panas dalam ruangan. Kondisi seperti ini jelas merugikan. Secara, Anda sebenarnya tidak membeli perangkat dengan tepat. Risikonya, Anda perlu menggantinya dengan tambahan biaya. Menyadari kemungkinan ini, baiknya Anda menghitung kapasitas AC yang sesuai kebutuhan. Di sini, kami akan membagikan caranya serta memberikan rekomendasi jenis AC yang pas untuk dipasang dalam Gedung perkantoran. Cara Menghitung Kebutuhan AC Dalam pemilihan AC Gedung atau ruangan, diperlukan ketelitian supaya tidak salah memilihnya. Menghitung kebutuhan pendingin tentu sangat krusial. Karena perhitungan inilah yang menentukan apakah sistem ini bekerja optimal atau tidak. Hasil dari perhitungan ini bisa memberikan gambaran tentang kebutuhan pendingin. Misalnya berapa banyak dan seperti apa kapasitas AC yang sesuai. Dengan memilih pendingin yang sesuai, kinerja dari sistem ini akan sangat membantu. Suhu ruangan bisa didinginkan tanpa mempengaruhi peralatan. Contohnya tidak memaksa peralatan untuk bekerja lebih keras yang mengakibatkan pada merosotnya umur peralatan. Merosotnya umur peralatan tentu sangat menjengkelkan. Anda bisa saja tidak mempercayai sebuah produk tertentu. Padahal, ini semua berawal dari kurang jelinya Anda dalam menentukannya. Makanya, Anda dianjurkan untuk menghitung kebutuhan pendingin sebelum mengaplikasikannya. Pertanyaannya sekarang adalah bagaimana cara menghitungnya? Untuk menghitungnya, Anda butuh sebuah rumus sederhana. Rumus ini berkaitan dengan luas ruangan dan suhu yang dihasilkan oleh orang yang ada di dalamnya. Secara umum, suhu atau panas dari ruangan dan satu orang sekitar 550 btu. Anda tinggal mengalikannya dengan luas ruangan tersebut. Secara sederhana, perumusannya adalah Panjang x lebar x 550 btu. Dari perkalian ini, Anda bisa melihat hasilnya. Lantas, Anda bisa memutuskan apakah ruangan memerlukan AC 2 PK atau lebih. Dan perhatikan berapa banyak AC yang dibutuhkan untuk mendukung hasil pendinginan yang maksimal tersebut. Jenis AC Gedung Yang Cocok Digunakan Faktanya, ada banyak sekali jenis AC yang bisa diaplikasikan dalam Gedung perkantoran dan semacamnya. Tetapi dari sekian banyaknya jenis, AC Cassette bisa dibilang lebih unggul. Jenis ini lebih menjanjikan dan syarat akan kelebihan. Salah satunya adalah peletakannya yang tidak mencederai estetika sebuah ruangan. Pasalnya, jenis ini terpasang menyatu dengan plafon sehingga tidak terlihat menonjol dalam ruangan. Tidak hanya itu saja, jenis ini juga memiliki tingkat efisiensi pendistribusian dingin secara merata. Sederhananya, setiap ruang yang ada akan terpapar dengan suhu dingin. Ketika Anda mengaplikasikannya, orang yang berada di dalamnya akan sangat betah. Karena suasananya lebih sejuk. Menariknya lagi, AC Cassette ini lebih hemat biaya. Baik dalam hal pembelian hingga perawatan. Ini jelas akan meminimalkan pengeluaran biaya seperti perbaikan yang biasanya sering dilakukan oleh pemilik Gedung. Tawaran menarik lainnya, jenis ini ditawarkan dengan berbagai kapasitas. Mulai dari 2 PK hingga 6 PK. Jadi, Anda hanya perlu memastikan berapa banyak AC yang akan diterapkan dalam ruangan setelah melakukan perhitungan sebelumnya. Intinya, hitunglah terlebih dahulu untuk memastikan besar kecilnya kebutuhan pendingin ruangan dalam Gedung. Jika sudah, Anda tinggal memilih jenis AC Cassette yang sesuai. Dengan begitu, Anda tidak salah telah memasang AC Gedung selama ini.
100% found this document useful 2 votes13K views40 pagesCopyright© Attribution Non-Commercial BY-NCAvailable FormatsDOC, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?100% found this document useful 2 votes13K views40 pagesCara Menghitung Kebutuhan Kapasitas Ac RuanganJump to Page You are on page 1of 40 You're Reading a Free Preview Pages 8 to 14 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 18 to 35 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
Bagi Anda yang ingin mencari AC untuk kamar ataupun kantor, berikut ini RUMUS untuk menentukan kebutuhan BTU AC Anda L x W x H x I x E / 60 = kebutuhan BTUL = Panjang Ruang dalam feet W = Lebar Ruang dalam feet I = Nilai 10 jika ruang berinsulasi berada di lantai bawah, atau berhimpit dengan ruang lain. Nilai 18 jika ruang tidak berinsulasi di lantai atas. H = Tinggi Ruang dalam feet E = Nilai 16 jika dinding terpanjang menghadap utara; nilai 17 jika menghadap timur; Nilai 18 jika menghadap selatan; dan nilai 20 jika menghadap barat bila jendela menhadap barat.1 Meter = 3,28 FeetKapasitas AC berdasarkan PK AC ½ PK = ± BTU/h AC ¾ PK = ± BTU/h AC 1 PK = ± BTU/h AC 1½ PK = ± BTU/h AC 2 PK = ± BTU/hContoh Perhitungan Ruang berukuran 5m x 5m atau 16 kaki x 16 kaki, tinggi ruangan 3m 10 kaki berinsulasi berhimpit dg ruangan lain, dinding panjang menghadap ke timur. Kebutuhan BTU = 16 x 16 x 10 x 10 x 17 / 60 = BTU alias cukup dengan AC ¾ gampang menghitungnya adalah dengan rumus berikut BTU Panjang x Lebar x 500Rumus diatas berlaku untuk ruangan dengan tinggi langit-langit ruangan standard di masyarakat kita, yaitu sekitar – 3m. Diatas itu sudah beda lagi perhitungannya, setiap meter ketinggian eternit / langit-langit akan dibutuhkan 1000 Btu jelasnya ada di tabel berikut Kapasitas ACBtuUntuk RuanganTegangan½ PK5000 Btu3m x 3m300 – 400 Watt¾ PK7000 Btu4m x 3m500 – 600 Watt1 PK9000 Btu4m x 4m800 – 900 Watt1 ½ PK12000 Btu4m x 6m1000 – 1200 Watt2 PK18000 Btu6m x 8m1700 – 1900 Watt2,5 PK24000 Btu8m x 8m2200 – 2500 Watt3 PK27000 Btu10m x 8m5 PK45000 Btu10m x 10mLalu apa sebenarnya BTU itu? kok sales dan service AC sering ngomongin itu ?BTU adalah singkatan dari British Thermal Unit merupakan satuan energi yang digunakan di Amerika Serikat yang biasanya di definisikan per jam, menjadi satuan BTU/hour. Satuan ini juga masih sering dijumpai di Britania Raya pada sistem pemanas dan pendingin lama. Sekarang ini satuan ini mulai digantikan dengan satuan energi dari unit SI, yaitu Joule J.1 BTU/hour adalah energi yang dibutuhkan untuk memanaskan atau mendinginkan air sebanyak 1 galon air 1 pound – sekitar 454 gram agar temperaturnya naik atau turun sebesar 1 derajat fahrenheit dalam 1 jam. Hubungannya dengan AC, BTU menyatakan kemampuan mengurangi panas / mendinginkan ruangan dengan luas dan kondisi tertentu selama satu awam sering menyebut kekuatan AC itu dengan PK, sebenarnya yang diperlukan adalah satuan input dan output input nya berapa Watt dan outputnya berapa BTU/ apa yang dimaksud dengan PK ? kok ada 1/2 PK, 3/4 PK, 1 PK, 2 PK dst ?PK adalah singkatan dari bahasa Belanda “Paardekracht” yang artinya tenaga kuda, atau bahasa Inggrisnya adalah HP horse power.1 PK = watt / jam = ada AC 1 PK, itu artinya adalah tenaga listrik yang digunakan kompresor AC adalah sekitar 735,5 watt ada juga yang bilang 750 watt dalam 1 jam. Tapi itu belum ditambah rugi daya, kipas pendingin indoor maupun outdoor. Terkadang AC 1 PK bisa menyedot listrik sekitar 1 KWh bahkan ruangan ber-AC harus tertutup dan tidak boleh ada yang merokok ?Agar suhu yang diinginkan tercapai, maka volume udara diruang yg akan didinginkan haruslah udara dalam ruang ber-AC sangatlah lambat, sehingga racun rokok bisa semakin harus memperhitungkan BTU dengan tepat ?Jika BTU butuh 4000, lalu Anda menggunakan AC 1 PK, maka ruangan akan cepat dingin dan kompresor akan sering mati, sehingga lebih hemat listrik. Semakin besar PK, semakin besar kebutuhan listriknya. Demikian pula sebaliknya, jika BTU butuh 9000 tapi Anda menggunakan AC 1/2 PK, maka AC akan lama untuk mencapai suhu yang diinginkan, akhirnya juga malah terjadi pemborosan membeli AC, pastikan dulu daya listrik terpasang di rumah Anda masih mencukupi. Kalau tidak mencukupi, Anda harus upgrade dulu atau memilih untuk menggunakan AC tipe low AC dengan tipe inverter, sebaiknya Anda membeli AC dengan BTU lebih besar dari yang dibutuhkan. Hal itu agar ruangan lebih cepat dingin sehingga kerja kompresor tidak ngoyo kerjanya, yang hal ini berakibat lebih hemat listrik dan komponen lebih ListrikAC anda bekerja amat keras sehari harinya. AC yang terletak di kamar tidur bisa menyala lebih dari 9 jam sehari. Tentu masuk akal apabila anda memilih AC yang hemat listrik. Pilihlah AC secara tepat karena penggunaan AC yang tidak sesuai dapat memboroskan biaya tagihan listrik anda. Misalnya AC kamar tidur anda yang menyala lebih dari 9 jam sehari bahkan lebih tentu penting anda memilih AC yang hemat anda membandingkan AC setelah diketahui PK yang anda butuhkan dari AC anda. Misalnya ruangan saya ini pakek 1Pk atau 1,5PK itu bisa di hitung penggunaan daya listriknya. Dan jangan membandingkan AC PK dengan AC PK karena itu seperti membandingkan apel dan jeruk terlalu beda saat membandingkan anda juga harus menghitung berapa watt penggunaan AC pada saat tarikan awal pertama dinyalakan hingga pada saat berjalan. Karena AC tipe inverter akan menggunakan daya listrik yang lebih tinggi pada saat tarikan awal setelah AC berjalan akan menggunakan daya listrik normal. Tipe Standard, Low Watt atau Inverter ?Ada tiga tipe dalam memilih jenis AC untuk ruangan Anda, jangan salah memilih dari tiga tipe ini karena ini akan amat berpengaruh pada konsumsi daya listrik. Pada Tipe Split AC saat ini dibagi menjadi 3 tipe yaitu AC Standard, AC Low Watt dan AC Inverter. Tipe AC Low Watt secara pengertian adalah sama dengan tipe Standard yang penggunaan daya pada kompressornya dikurangi supaya hemat listrik. Tipe AC Low watt biasanya cocok digunakan untuk rumah yang mempunyai daya listrik kecil. Dengan begitu cara kerja AC tipe low watt dan tipe standard adalah dengan tipe inverter dimana AC inverter akan bekerja begitu keras di tarikan awal karena untuk mendinginkan ruangan dengan cepat. Ini bedanya dengan tipe low watt, kalau tipe inverter bisa lebih cepat mendinginkan suatu tipe low watt membutuhkan waktu agak lama untuk mendinginkan suatu pada saat suhu ruangan sudah mencapai suhu yang disetel di remote maka AC inverter akan mengurangi kinerjanya sehingga penggunaan watt akan relatif lebih rendah. Tipe AC inverter memakai watt yang amat besar untuk tarikan awal pada saat menyalakan AC, lalu penggunaan watt akan menurun dan relatif rendah pada saat ruangan sudah kesimpulan cara mudah memilih tipe AC yang tepat Rumah anda memiliki daya listrik rendah -> Gunakan AC Low WattPintu ruangan AC anda sering dibuka tutup -> Gunakan AC StandardAC Anda sering dimati nyalakan -> Gunakan AC Low WattAC anda hanya bekerja untuk waktu pendek 2-3 jam sekali pakai -> Gunakan AC Standard atau Low WattAC anda nyala dalam kondisi lama 6 jam+ di ruangan yang tidak buka tutup contoh di ruang kamar tidur, ruang server -> Gunakan AC Inverter Fitur TambahanAC sekarang ini telah dilengkapi berbagai macam fitur tambahan seperti fitur yang dapat menghilangkan bau tidak sedap dan mengurangi bakteri virus di fitur tambahan yang tidak berguna pada AC anda. Dari semua fitur itu ada fitur yang kami merekomendasikan ketika anda membeli AC yaitu fitur pembersih udara dan penghilang bau tak sedap. Fitur ini memiliki nama yang berbeda beda di setiap merk AC, kalau anda tidak tau jadi pastikan tanyakan kepada penjualnya terlebih pada merk Sharp, Fitur ini disebut dengan teknologi Plasmacluster. Pastikan anda mencari Fitur serupa pada merk lainnya, karena dengan fitur ini akan membuat ruangan anda lebih nyaman. 923472 Total Views 1 Views Today
Cara Menghitung Kebutuhan Kapasitas AC Ruangan Anda. Ada beberapa tingkatan kapasitas AC untuk ruangan anda. Mulai dari ½ PK, ¾ Pk , 1 Pk dan sampai 5PK. Dan artikel ini akan membahas pertanyaan dari konsumen yang sering di tanyakan, “ Ruangan saya ini cocok dikasih AC berapa PK ya? “ pertanyaan ini sudah sering berkali kali ditanyakan oleh konsumen kami yang baru menggunakan AC untuk ruangannya. Sebelum anda membeli AC, sebaiknya anda mengetahui terlebih dahulu Kapasitas AC yang tepat untuk ruangan anda. Ada cara yang bisa digunakan untuk menghitung kebutuhan ruangan ac. Dengan mengetahui rumus cara menghitung kapasitas ac anda bisa menghitungnya sendiri sebelum membeli ac. Sebelum memutuskan untuk membeli AC anda juga cek terlebih dahulu watt tegangan listrik yang ada dirumah anda, apakah masih mampu untuk di pasang ac atau sudah tidak mampu, karena mesin AC ini juga membawa tegangan yang cukup besar. Ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk menghitung kapasitas ruangan AC. Ada rumus yang biasa digunakan untuk menentukan kapasitas ruangan AC. Rumusnya adalah Contoh cara menghitungnya panjang 3m x lebar 3m x 500Btu = Rp 4500Btu . Jadi untuk mendinginkan ruangan panjang 3m x lebar 3m dibutuhkan AC sebesar ½ PK, karena AC ½ PK memiliki Btu sebesar 5000. Kapasitas AC berdasarkan PK AC ½ PK = ± Btu/h AC ¾ PK = ± Btu/h AC 1 PK = ± Btu/h AC 1½ PK = ± Btu/h AC 2 PK = ± Btu/h Anda bisa mengetahui lebih jelas dan mudah dengan melihat table dibawah ini. Kapasitas AC Btu Untuk Ruangan Tegangan ½ PK 5000 Btu 3m x 3m 300 – 400 Watt ¾ PK 7000 Btu 4m x 3m 500 – 600 Watt 1 PK 9000 Btu 4m x 4m 800 – 900 Watt 1 ½ PK 12000 Btu 4m x 6m 1000 – 1200 Watt 2 PK 18000 Btu 6m x 8m 1700 – 1900 Watt 2,5 PK 24000 Btu 8m x 8m 2200 – 2500 Watt 3 PK 27000 Btu 10m x 8m 5 PK 45000 Btu 10m x 10m Pengirtian apa itu Btu? Dalam dunia per ac-an istilah Btu memang kerap kita sebut-sebut, mari kita simak penjelasan tentang Btu, BTU adalah singkatan dari British Thermal Unit adalah satuan energi yang digunakan di Amerika Serikat. Dan biasanya di definisikan per jam, menjadi satuan BTU/hour. Satuan ini juga masih sering dijumpai di Britania Raya pada sistem pemanas dan pendingin lama. Zaman dulu satuan energy masih digunakan Dan sekarang ini satuan ini mulai digantikan dengan satuan energi dari unit SI, yaitu Joule J. Kasus lain Apabila besar ruangan adalah 3m x 4m, jadi jumlah Btu yang di perlukan adalah 3m x 4m x 500Btu = 6000Btu. Sedangkan AC ½ PK mempunyai 5000Btu, AC ¾ PK mempunyai 7000Btu, dan untuk ruangan 3m x 4m, yang diperlukan adalah 6000Btu, jadi pake AC yang mana? ½ PK atau ¾ PK? Lebih baik pakai ¾ PK Mengapa harus pakai ¾ PK ini yang membuat alasan kenapa ruangan 3m × 4m harus memakai AC ¾ PK, meskipun kalau pake AC ½ PK ruangan juga bisa tetap dingin. 1. Penjelasan kalau anda tetap memakai AC ½ PK, bisa saja ruangan tetap dingin tapi AC tersebut akan bekerja 100% dengan Kecepatan Kipas maksimum sedangkan suhu remote 16 derajat misalnya baru ruangan menjadi terasa dingin, terutama kalau pada waktu di siang hari dan apabila di kamar itu ada jendela menghadap ke barat dimana sinar matahari sore hari sedang panas-panasnya, Kondisi AC tersebut pasti tidak bisa tahan lama karena kinerja kompressor yang bekerja terus terusan maksimal. Ini juga bisa membuat akan berdampak pada konsumsi listrik yang lebih boros karena kompressor bekerja lebih banyak hidup dari pada mati. Kemudian pada saat kompressor dinyalakan konsumsi listrik sebesar ½ PK AC tersebut akan terus terkonsumsi contoh ½ PK mengkonsumsi listrik 400 Watt atau 320 Watt untuk tipe AC Low Watt 2. Sedangkan kalau anda menggunakan AC ¾ PK, anda bisa memakai kecepatan Fan 1, suhu remote 22 derajat dan ruangan sudah terasa dingin. Dan ini bisa berdampak langsung pada konsumsi listrik AC tersebut, meskipun AC ¾ PK menggunakan listrik sebesar 600 Watt atau 530 Watt untuk tipe Low Watt tetapi kompressor akan lebih sering mati sehingga tidak perlu bekerja maksimal dan otomatis akan memperpanjang umur AC itu sendiri. 3. Kemudian kita perbandingkan untuk masalah harga. Perbedaan harga AC ½ PK dan ¾ PK cuma 100 – 200 ribu rupiah. Dan gak sampi 500 ribu bedanya. Jadi tidak ada alasan lain untuk ruangan 3m x 4m anda masih menggunakan AC ½ PK. Memang kelihatannya di depan anda berhemat 100/ 200 ribu, tapi dalam beberapa bulan berjalan penggunaan listrik anda kami jamin lebih hemat bila anda menggunakan AC ¾ PK, dan apalagi bila penggunaan AC ber jam-jam setiap harinya. Mau bukti, silahkan dicoba! hehehe Sedangkan Btu yang dibutuhkan misalanya adalah – AC PK masih cukup untuk mendinginkan ruangan tidak terlalu memberatkan kinerja kompressor. Namun bila Btu yang dibutuhkan ruangan sudah diatas maka saran kami bisa menggunakan AC 2 PK dengan agar pemakaian listrik bisa lebih hemat dan kinerja kompressor tidak terlalu berat. Rumus diatas berlaku untuk ruangan dengan tinggi langit-langit ruangan standard di masyarakat kita, yaitu sekitar – 3m. Diatas itu sudah beda lagi perhitungannya, setiap meter ketinggian eternit / langit-langit akan dibutuhkan 1000 Btu lagi. Kemudian Rumus tersebut diatas merupakan penggunaan panjang pipa standard sampai dengan panjang 10 meter antara jarak indoor dan outdoor. Misalkan contoh AC ½ PK berhubung jarak indoor dan outdoor harus mencapai 13 atau 15 meter hal ini biasa terjadi misalnya ada pemasangan AC di ruko dimana unit indoor berada di lantai 1, unit outdoor ada di dak atas lantai 4 sudah jelas jaraknya sangat jauh dan membutuhkan panjang pipa yang panjang lebih dari 15 meter maka kami menyarankan agar PK AC dinaikan menjadi ¾ PK atau bahkan juga bisa menggunakan AC 1 PK bila ruangannya terdapat jendela-jendela banyak dan terpapar sinar matahari langsung. Ada kasus lain, misalnya anda ingin menggunakan tipe AC Inverter, pastikan Btu AC-nya lebih besar dari kebutuhan bila ruangan kamar ukurannya 4m × 5m kebutuhan ruangan yang dibutuhkan Maka dari itu kami sangat menyarankan untuk penggunaan AC Inverter yang PK daripada yang 1PK. Mengapa? Mari kita simak penjelasan berikut, karena kita lihat cara kerja AC Inverter itu dimana bila suhu ruangan sudah sama dengan suhu remote maka Watt AC Inverter akan bisa turun ke Watt minimal, Sedangkan di ruangan 4m × 5m kalau kita menggunakan AC Inverter akan lebih cepat tercapai, dan kinerja kompressor tidak perlu berat untuk mencapai suhu yang di inginkan, misalnya 24 derajat atau 23 Watt AC Inverter akan bisa lebih cepat mencapai watt minimalnya yang tentunya akan berimbas konsumsi listrik rumah/kantor anda menjadi lebih hemat. Jadi kira – kira begitulah cara menghitung kebutuhan Kapasitas AC untuk ruangan anda. Semoga dari artikel – artikel ini, anda bisa lebih pintar dalam memilih dan menggunakan AC. sumber
cara menghitung kapasitas ac gedung